Freon bisa dikatakan sebagai salah satu istilah teknis yang cukup familiar di kalangan masyarakat saat membahas tentang perangkat pendingin seperti kulkas maupun Air Conditioner (AC).

Wajar saja karena bahan ini seringkali menjadi masalah bagi kebanyakan alat-alat rumah tangga tersebut, utamanya AC. Ya, freon AC seringkali dituding sebagai penyebab masalh berbagai gangguan alat-alat pendingin. Padahal tidak sesederhana itu.

Masalah yang Bisa Ditimbulkan dari Freon AC

Tentunya kebanyakan orang memasang AC di gedung maupun rumah bertujuan agar suhu dalam ruangan yang mereka tinggali lebih bersahabat sehingga terasa lebih nyaman. Namun ada kalanya perangkat pendingin seperti AC ini mengalami masalah. Biasanya saat merasa gerah, maka yang dilihat pertama kali adalah AC dan bagaimana kemampuannya dalam mengembuskan hawa dingin.

Masalah yang umum ditemukan pada perangkat AC sendiri adalah terjadinya kebocoran freon yang kemudian membuat AC tidak mampu mendinginkan ruangan. Kebocoran ini bisa saja terjadi karena berbagai penyebab yang perlu penanganan oleh tenaga profesional. Diperlukan analisa dan penanganan secara terstruktur agar perbaikan dapat dilakukan secara efektif dan efisien.

Masalah lain yang juga tak kalah meresahka adalah gangguan kesehatan. Dalam beberapa kondisi, freon juga bisa menyebabkan suatu kondisi kesehatan yang tidak nyaman. Hanya dalam hitungan menit, seseorang yang berada dalam ruangan tersebut sudah bisa merasakan efek dari istilah “keracunan freon”. Tentu saja hal ini bisa membahayakan jika tidak segera terdeteksi dan ditangani oleh ahlinya.

Tanda-Tanda Adanya Masalah dari Freon AC

pixabay.com

Anda selalu memiliki pilihan untuk menggunakan freon yang paling sesuai dengan perangkat AC di rumah maupun gedung Anda. Selain halnya menggunakan jasa teknisi AC profesional, Anda juga bisa mencari informasi terkait perangkat AC kemudian memilih freon yang sesuai.

Manfaatkan pula layanan informatif seperti di polarin.co.id untuk menemukan pilihan freon yang tepat. Memilih freon sesuai dengan spesifikasi AC akan memastikan kualitas pendingin udara yang digunakan.

Nah, beberapa tanda akan adanya masalah pada freon AC di tempat Anda bisa saja dari

Tekanan udara yang cenderung lemah

Tanda pertama dari masaha freon biasanya adalah ruangan yang terasa sejuk namun tidak benar-benar dingin. Ini menjadi tanda rendahnya kadar freon pada perangkat AC. Tentu saja, hal ini juga bisa menjadi pertanda adanya suatu kebocoran.

Kondisi ruangan seperti ini terjadi karena tekanan udara dari unit AC yang lemah dan tidak sanggup menghasilkan udara dingin sesuai harapan.

Angin AC Terasa Panas

Tingkat berikutnya, lama kelamaan udara yang dikeluarkan AC justru cederung hangat sehingga membuat ruangan terasa semakin panas. Secara sederhana, untuk mengetahui kondisi ini bisa dilakukan dengan menempatkan tangan ke bibir ventilasi AC. Dari tangan, Anda bisa menilai apakah embusan udara cukup kencang dan masih terasa dingin? Anda juga bisa menilai apakah AC sekedar kekurangan freon ataukah mengalami kebocoran.

Proses Pendinginan Terlalu Lama

Fungsi utama AC adalah menyerap udara panas dalam ruangan, membuangnya ke luar lalu mengembuskan hawa dingin jika diperlukan. Apabila ada indikasi kekurangan atau bahkan kebocoran freon, maka AC akan memerlukan waktu yang lebih lama untuk melakukan fungsi ini. Biasanya proses pendinginan sudah terasa pada menit ke-15 setelah AC dinyalakan.

Penggunaan Daya Listrik yang Lebih Banyak

Dengan penjelasan di atas, tentunya Anda sudah memiliki gambaran bagaimana jika indikasi-indikasi tersebut tidak segera disadari. Kemungkinan besar pemilik rumah baru akan menyadari adanya masalah pada AC setelah merasa tagihan listrik jauh di atas biasanya. Hal ini terjadi karena AC yang sudah tidak lagi bekerja optimal, terus dipaksa mendinginkan ruangan.

Adanya Bunga Es di Pipa AC

Indikasi lain yang juga bisa dilihat adalah adanya gumpalan seperti bunga es di pipa AC dan adanya air yang bocor pada evaporator AC. Kondisi ini dipicu karena kondensasi yang tak terkendali di bagian body indoor AC.

Gejala Keracunan Freon

pixabay.com

Freon memiliki kandungan senyawa kimia (fluorionated hydrocarbons) yang dapat membahayakan kesehatan. Sementara gejala yang bisa muncul pada penghuni ruangan antara lain kepala terasa pusing, mabuk bahkan sesak nafas saat terlalu banyak menghirup senyawa yang tidak berwarna dan berbau ini.

Anda bisa segera menghubungi teknisi AC jika merasa sudah yakin benar dengan masalah yang terjadi pada unit AC. Menunda perbaikan bisa saja berujung pada biaya yang lebih mahal atau bahkan kerusakan permanen pada unit AC.

Apabila Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis yang cukup, maka cara mengecek adanya kebocoran freon bisa dilakukan dengan;

  • Memeriksa tekanan (Psi), apabila hasil pengukuran manifold menunjukkan angka <60 Psi maka besar kemungkinan terjadi kebocoran freon,
  • Memeriksa arus (ampere), apabila hasil pengukuran arus menunjukkan di bawah normal maka besar kemungkinan terjadi kebocoran.
  • Memeriksa sambungan (nepple) pipa dan unit outdoor menggunakan air sabun dengan adanya gelembung sebagai indikator adanya kebocoran.
  • Memeriksa adanya jejak oli di pipa sambungan.
  • Apabila freon berkurang sedikit terjadi dalam rentang waktu yang cukup lama (3- 6 bulan) maka bisa dikatakan terjadi bocor halus dan membutuhkan pemeriksaan leih mendetilpada pipa dan unit indoor outdoor.

Demkianlah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui ada tidaknya kebocoran freon pada unit AC di rumah Anda. selain itu, Anda juga bisa menilai seberapa parah kebocoran yang terjadi berdasarkan gejala yang dialami. Semoga bermanfaat.

Sederhana, Ini 6 Indikasi Freon AC yang Bocor
Scroll to top