Pada setiap negara di dunia, tentunya mempunyai aturan yang jelas terkait sistem pada mata uangnya. Hal ini terlihat jika anda sedang mengunjungi atau berada di negara lain, maka tentu saja uang yang berasal dari negara asal tidak akan berlaku, sehingga harus ditukar dengan mata uang asli negara tersebut. Untuk itulah anda akan mengenal istilah kurs mata uang. Lebih jelasnya, anda bisa menyimak ulasan mengenai kurs berikut ini.

Cara Menghitung Kurs Uang Asing ke Rupiah

  1. Pengertian tentang kurs

Tentunya, kurs memiliki istilah yang erat tentang proses tukar menukar uang. Untuk pelaksanaannya sendiri dari aktivitas menukar uang, dapat anda lakukan melalui tempat penukaran uang atau money changer. Baik kurs jual ataupun kurs beli dapat dilakukan berdasarkan sudut pandang dari pihak bank selaku money changer.

Untuk penyebutannya sendiri, kurs nilai tukar mata uang asing berasal dari bahasa asing. Dalam hal ini, terdapat dua kurs yakni kura jual dan kurs beli. Untuk kurs jual sendiri adalah kurs yang digunakan jika money changer ingin menjual uang asing atau bisa juga ketika nilai rupiah dikonversikan dalam nilai mata uang asing. Sedangkan untuk kurs beli adalah kurs yang digunakan ketika anda ingin menukar uang asing dengan uang rupiah

  1. Cara Menghitung

Ada beberapa cara yang berbeda untuk menghitung kurs mata uang asing. Diantaranya adalah dengan ilustrasi perhitungan kurs jual. Hal ini terjadi semisal anda ingin pergi liburan ke Eropa. Untuk itu, anda juga akan mengetahui bahwa mata uang eropa adalah euro sehingga nilai kurs jual mata uang euro ke rupiah adalah sebesar 1 EUR = 14 ribu IDR dan untuk kurs beli saat itu sebesar 1 UR = 14.500 IDR. Untuk itu, anda bisa menukar uang 60 juta dengan cara membaginya ke 14 ribu.

Sedangkan untuk ilustrasi kurs beli adalah, ketka anda akan balik ke Indoensia dari negara Eropa. Tentu saja anda tidak bisa menggunakan uang euro di indonesia. Oleh sebab itu anda juga perlu menukarnya ke dalam bentuk rupiah melalui kurs beli. Sehingga semisal anda memili 200 euro, maka 200 tersebut akan dikalikan dengan nilai kurs beli yang berlaku sebesar 14.500 dan anda akan memperolah uang dalam bentuk rupiah sebesar 2,9 juta rupiah.

Transaksi dalam negari memang diwajibkan untuk menggunakan mata uang rupiah. Namun, anda juga bsia menggunaan mata uang asing apalbila terjadi transaksi yang berkaitan dengan ekspor dan impor atau melakukan pembayaran hutang ke luar negeri. Serta melakukan transaksi valas ke luar negeri.

Yuk Cari Tahu Cara Menghitung Kurs Mata Uang
Scroll to top