Berbicara mengenai batik kita tahu bahwa setiap daerah di indonesia memiliki ciri khas batik masing masing. Di mana setiap motif batik di setiap daerah memiliki filosofi dan makna masing masing. Batik indonesia sendiri oleh UNESCO telah di nobatkan sebagai warisan sejarah yang harus di jaga dan di lestarikan keberadaannya.

Salah satu daerah yang sangat populer di indonesia dengan keberadaan batiknya adalah kota pekalongan. Jika membicarakan mengenai batik pekalongan pastinya bukan  suatu hal yang asing untuk masyarakat idonesia. Karena saat masih SD batik pekalongan sering di masukkan dalam soal ujian. Sehingga masyarakat sudah mengetahui keberadaan batik pekalongan.

Ciri Khas Batik Pekalongan

pixabay.com

seperti yang telah di sampaikan di awal bahwa batik di setiap daerah memiliki ciri khas yang berbeda beda. Begitupun dengan batik pekalongan yang memiliki ciri khas berbeda dari pada batik di daerah lain. perbedaan yang terdapat pada batik pekalongan dengan batik lain ada pada berbagai aspek baik itu teknik membuat, motif, aksen, bahan, ataupun filosofi dari motif batik pekalongan.

Pekalongan sendiri merupakan suatu daerah yang terdapat di provinsi jawa tengah. Perlu diketahui bahwa kota pekalongan yang terdapat di provinsi jawa tengah tersebut di juluki sebagai world’s city of batik dengan beraneka ragam suguhan batik yang dimiliki. Bahkan di tahun 2018 kota pekalongan pernah merayakan festival sarung batik tepatnya saat peringatan ulang tahun kota pekalongan ke 112.

Tentunya sebagai salah satu kota yang dijuluki sebagai kota batik indonesia.  Batik pekalongan memiliki ciri khas yang akan membedekannya dengan jenis batik lain. berikut ini  adalah beberapa ciri khas yang dimiliki oleh batik pekalongan yang perlu kamu ketahui.

  1. Motif

Ciri khas pertama yang dimiliki oleh batik pekalongan adalah dalam hal motif. Karena motif yang terdapat pada batik pekalongan bersifat dinamis, karena pekalongan merupakan kota yang berada di daerah pesisir dan sering dikunjungi oleh pendatang. Sehingga wajar saja motif batik pekalongan bersifat dinamis dan masih dipengaruhi dengan karakteristik tiongkok dan belanda.

Pada umumnya mmotif batik pekalongan berbentuk naga dan juga bunga. Motif bungan dan naga sendiri sudah menjadi sebuah ciri khas yang di miliki oleh batik pekalongan. Berbeda dengan motif bunga yang terdapat di daerah lain motif bunga pada batik pekalongan memiliki ukuran yang kecil kecil.

  1. Penggunaan isen isen atau pola

Ciri khas lain yang dimiliki oleh batik pekalongan adalah dalam hal penggunaan isen isen atau pola isian berupa titik titik. Titik titik atau yang di sebut dengan cecek cecek memiliki pola yang di lengkapi dengan garis lurus dan melengkung.

  1. Warna

Batik pekalongan memiliki bahan pewarna alami yang berasal dari tumbuhan soga. Perlu diketahui bahwa untuk membuat pewarna pepagan soga dijadikan menjadi potongan kecil kecil. Kemudian potongan tersebut di rebus dan kemudian di campur dengan bahan lain dan di sesuaikan dengan kebutuhan.

Motif Batik Cantik Dari Pekalongan

pixabay.com

Seperti yang telah di bahas sebelumnya bahwa motif batik pekalogan identik dengan motif naga dan juga bunga yang masih erat kaitannya dengan budaya tiongkok dan belanda. Tetapi meskipun begitu masih banyak motif lain dari batik pekalongan yang harus kamu ketahui. Berbagai motif dari batik pekalongan bisa digunakan menjadi berbagai Model Baju Batik yang elegan dan pastinya fashionable.

Terdapat beberapa motif yang dimiliki oleh batik pekalongan yang bisa kamu dapatkan untuk di jadikan bahan membuat pakaian.

  1. Motif semen

Yang pertama yaitu adalah motif semen yang merupakan motif batik pekalongan klasik. Motif semen ini kadang kala di anggap  mirip dengan batik solo atau juga batik jogja.

  1. Motif jlamprang

motif jlamprang memiliki aksen geometris berupa lingkaran, bujur sangkar, persegi dan yang lainnya. Pada umumnya pada bagian tengah lingkaraterdapat gambar bunga padma. Menurut cerita motif jlamprang ini diciptakan oleh pembatik keturunan arab yang ttidak suka dengan ornamen benda hidup.Tetapi meskipun begitu ada pula pendapat yang mengatakan bahwa gambar bunga padma merupakan simbol dari pengaruh hindu budha.

  1. Motif batik parang

Motif batik selanjutnya yang terdapat di pekalongan adalah motif batik parang yang merupakan motif batik tertua  di indonesia. Kata parang sendiri berasal dari kata pereng yang bermakna lereng. Motif parang berbentuk garis menurun secara diagonal yang susunannya membentuk huruf S yang saling menjalin dan berkesinambungan. Bentuk batik parang ini di adaptasi dari bentuk ombak samudra yang bisa melambangkan semangat.

  1. Motif liong

Karena kota pekalongan merupakan daerah yang berada di pesisir maka pekalongan sering dikunjungi oleh para pendatang. Sehingga tidak heran apabila motif batiknya masih dipengaruhi oleh budaya budaya lain seperti tiongkok. Sehingga dalam motif batik pekalongan sendiri juga terdapat motif liong yang berupa motif naga. Di mana motif tersebut merupakan bagian dari kebudayaan tiongkok.

Itu tadi beberapa jenis  motif batik pekalongan yang bisa kamu jumpai apabila berkunjung ke kota pekalongan. Sebagai bagian dari warga negara indonesia sudah menjadi tugas kita untuk selalu menjaga dan melestarikan keberadaan batik agar tetap lestari.

Keindahan Yang Dimiliki Oleh Batik Pekalongan
Scroll to top